Selasa, 04 Oktober 2016

Me vs Kerajaan Minyak: Perjalanan Mencari Eyeliner

Hai semua. Finally saya mutusin buat blogging lagi setelah vakum setahunan.

Oke, terus kenapa tau-tau saya muncul lagi tapi ngomongin eyeliner?

Nope, sebelumnya saya jelasin kalo saya nggak ada niatan jadi beauty blogger. Memang betul belakangan saya suka make-up dan suka pake make-up (karena faktor umur dan faktor tuntutan kerjaan), tapi saya purely kepengen ngomongin eyeliner just because buat saya topik ini: 1) bisa banget diceritain 2) lumayan lama menjadi concern dan menyita pikiran saya 3) welp, saya rasa banyak orang mengalami problema yang sama seperti saya, tapi nggak kunjung nemu solusinya. Nah, by posting this, I wish I can help those who are in similar situation as I was 2 or 3 years ago.

Mari kita mulai dengan membahas, ada apa antara saya dengan eyeliner?

Sabtu, 27 September 2014

Kerajaan Hati: Tentang Resonansi



Notes:
Sebenernya, udah dari lama saya kepengen bikin cerita romance dimana kedua tokohnya secara sadar saling mencari, padahal mereka belum pernah bertemu sebelumnya. Dan setelah dengerin lagu Last Romeo-nya Infinite, somehow saya ngedapetin feel yang tepat buat nulis, plus ide buat ngejadiin konsep itu sebagai salah satu cerpen Kerajaan Hati. Dan ternyata (saya sih berasanya) pas, mengingat naturenya proyek KH ini yang memang-harus-surealis-karena-simbolis. Yes, in case you didn't realize it, cerpen-cerpen Kerajaan Hati saya selalu dimaksudkan sebagai analogi dari hal-hal yang biasa terjadi berkenaan dengan romance. Yang ini pun juga.

Ngomong begitu pun, ini jadinya nggak semenyentuh yang saya rencanain. :( Entah emang sayanya yang kurang mateng mikirinnya, atau masalahnya pada style narasi saya yang emang makin kesini makin shitty. Still, saya senang karena akhirnya salah satu ide liar saya terwujud menjadi sebuah tulisan.

Udah pernah saya post di facebook sebelumnya. Ada beberapa revisi sebelum sampai disini, tapi minor doang. Hope whoever reading this can enjoy.
 
***

Minggu, 06 Juli 2014

INI REVIEW, BUKAN RANT: Shoujo Manga (5)

Sebelumnya di sini.

Oke, jadi ini sambungan keempat dari review petualangan saya dalam menjelajahi ranah shoujo manga. Sejujurnya, saya nggak terlalu banyak baca manga akhir-akhir ini karena berbagai alasan, jadi don't expect this to be a long post. Cuma biar nggak makin banyak yang kelupaan aja.

Minggu, 25 Mei 2014

In Defense of Ginny Weasley

Sorry about this post, really, I but I need to get this off my chest. This is actually something that I've been thinking for quite a while--or for years, actually. Ginny Weasley is definitely one of my favorite HP characters, and because of this, I've always been bothered by the amount of hate she gets from majority of the fandom. And since I'm in the process of rereading the entire HP series this week, I thought "maybe I should try to write a long post about Ginny"... and why not.

Taken from here: http://www.pinterest.com/pin/464785624016138322/

Ginny is awesome but her haters just can't see that:

1. She is the perfect embodiment of a-wallflower-turned-into-a-feisty-popular-chick.
2. She survived years of unrequited love and even successfully got out of the sisterzone.
3. Dat sense of humor.
4. And badassery.
5. I wish people would stop slut-shaming her. Gurl was dating around because she tried to MOVE ON from a longtime crush that (at some point) seemed to be going nowhere. Having three different boyfriends in two years does not even sound THAT bad (and she married the third one, mind you).
6. Imagine how difficult life would be if you grew up in a poor family with six older brothers...
7. ...and she still managed to be tough, athletic, yet feminine and gentle at the same time.
8. Did we all just forget how she was once a direct victim of Voldemort himself, but did not let the trauma turn her into a woobie (like *cough*Cho*cough*)?

9. She stood up for bullied weird kids like Luna and Neville, and she did not hesitate to put those nasty Slytherin bullies in their place. 
10. She would later become a professional Quidditch player. So freaking cool.
11. This quote:

Taken from here: http://www.pinterest.com/pin/410601690997945662/

“I never really gave up on you. Not really. I always hoped … Hermione told me to get on with life, maybe go out with some other people, relax a bit around you, because I never used to be able to talk if you were in the room, remember? And she thought you might take a bit more notice if I was a bit more – myself.”

Taken from here: http://www.pinterest.com/pin/410601690997711756/

I could go on, and on, and oooon about many reasons why Ginny Weasley is awesome but I guess I should just stop ranting now... and find more lively things to do with my own life.

Sabtu, 24 Mei 2014

Kerajaan Hati: Tentang Apel Yang Dilarang


(Cerita ini ditulis dalam rangka kegiatan #ApplesWeekly pertama dengan tema: "makan apel". Dipersembahkan dengan sepenuh cinta untuk para Apples LCDP~ <3 )


***



Apel adalah buah yang paling jahat.



Begitulah alasan yang dikemukakan semua orang setiap kali Pangeran menanyakan sebab mengapa Raja melarang adanya Apel di kerajaan ini. Biasanya, kemudian dia akan bertanya lagi, “Kenapa disebut jahat?”



“Karena dia adalah buah yang selalu meminta, Pangeran,” jawab Pengawalnya pada suatu hari. “Apel hanya memberi dagingnya supaya dia bisa datang meminta lagi, dan lagi.”



“Aku tidak mengerti.”



“Tentu saja, Pangeran kan belum dewasa.” Pengawal menertawainya.



Pangeran tidak sabar ingin segera beranjak dewasa. Buatnya, menjadi dewasa kedengaran seperti akan membantunya memahami banyak hal yang sekarang tidak dia pahami. Bukan hanya tentang Apel—meskipun Pengawal bilang mungkin akan lebih baik jika dia tidak memikirkannya lagi, tetapi juga tentang Upacara Pertukaran, misalnya.



“Kata Ayah, aku akan jadi Raja setelah melakukan Pertukaran,” ceritanya. “Seperti apa sih Pertukaran itu?”



“Pertukaran artinya menukarkan Jantung Hati-mu dengan Jantung Hati orang lain...”



“Bukankah itu artinya aku akan terpisah dengan Hati-ku?” Pangeran bertanya keheranan. “Sepertinya menyakitkan. Lagipula, aku tidak yakin aku mau mempercayakan Jantung Hati-ku kepada orang lain...”



“Oh Pangeran, kau tidak tahu. Pertukaran adalah hal paling indah yang bisa dialami seseorang dalam hidupnya,” Pengawal menjawab sabar.



“Begitukah?”



Sekarang, keraguan Pangeran terdengar bercampur dengan perasaan antusias.



“Kuharap bisa secepatnya, kalau begitu. Aku sungguh ingin tahu...”



Mendengar ini, Pengawal hanya tersenyum.



***

Jumat, 31 Januari 2014

Mahalia [1]



GLG: Side Story
Mahalia

[1]

Kelopak-kelopak bunga Endelmtas yang berwarna biru dibawa terbang oleh tiupan angin ke berbagai penjuru. Salah satunya singgah di atas lembaran buku yang terbuka pada pangkuan seorang gadis. Salah dua hinggap pada sela-sela rambutnya yang panjang berantakan. Lebih banyak lagi berhembus melewatinya bersama angin, menggelitik indera penciuman dengan aroma yang tajam.

Mahalia bersin. Lalu ditepisnya kelopak-kelopak biru dari permukaan buku serta puncak rambutnya. Kakinya menjuntai, bergoyang-goyang lincah dari atas dahan pohon tempat dia sedang duduk menulis.

“Urgh, aku tidak suka bau bunga ini!” gerutunya.

Kamis, 09 Januari 2014

#selfsaying [1]

"They said, a man who gets a great woman must have saved a nation in the previous life. Well, I'm willing to sacrifice myself and die a hero if given the chance to, so that in my next life, I'll be deserving someone as good as you are."