Hai semua. Finally saya mutusin buat blogging lagi setelah vakum setahunan.
Oke, terus kenapa tau-tau saya muncul lagi tapi ngomongin eyeliner?
Nope, sebelumnya saya jelasin kalo saya nggak ada niatan jadi beauty blogger. Memang betul belakangan saya suka make-up dan suka pake make-up (karena faktor umur dan faktor tuntutan kerjaan), tapi saya purely kepengen ngomongin eyeliner just because buat saya topik ini: 1) bisa banget diceritain 2) lumayan lama menjadi concern dan menyita pikiran saya 3) welp, saya rasa banyak orang mengalami problema yang sama seperti saya, tapi nggak kunjung nemu solusinya. Nah, by posting this, I wish I can help those who are in similar situation as I was 2 or 3 years ago.
Mari kita mulai dengan membahas, ada apa antara saya dengan eyeliner?
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Selasa, 04 Oktober 2016
Minggu, 06 Juli 2014
INI REVIEW, BUKAN RANT: Shoujo Manga (5)
Sebelumnya di sini.
Oke, jadi ini sambungan keempat dari review petualangan saya dalam menjelajahi ranah shoujo manga. Sejujurnya, saya nggak terlalu banyak baca manga akhir-akhir ini karena berbagai alasan, jadi don't expect this to be a long post. Cuma biar nggak makin banyak yang kelupaan aja.
Oke, jadi ini sambungan keempat dari review petualangan saya dalam menjelajahi ranah shoujo manga. Sejujurnya, saya nggak terlalu banyak baca manga akhir-akhir ini karena berbagai alasan, jadi don't expect this to be a long post. Cuma biar nggak makin banyak yang kelupaan aja.
Kamis, 26 Desember 2013
INI REVIEW, BUKAN RANT: Shoujo Manga (1)
Intermezzo:
Finally! Tau nggak sih, kalau akhirnya saya berhasil ngumpulin tekad buat bikin blog baru... itu adalah dorongan hasrat saya untuk nulis postingan yang satu ini!
Jadi gini, selama setahunan ini nggak ngeblog, saya berasanya udah baca lumayan banyak shoujo manga (despite kesibukan dalam hal kuliah, kerja, fangirling, stress, galau, depresi-pasca-kegagalan-dalam-bersosialisasi, and such). Ada banyak juga hal-hal yang kepengen saya luapkan dalam bentukrant review.
Kalo mau bacarant review saya yang sebelumnya, boleh mampir dulu ke sini (tapi kalo bisa jangan intip-intip postingan malu-maluin lain di rumah lama saya tsb ya, I BEG YOU :'( ).
Okelah. Pada dasarnya, biarpun saya suka baca shoujo manga, aktivitas saya sebagai fangirl berkiblat Korea selama beberapa tahun ini bikin saya nggak banyak baca. Saya baru ngejar ketinggalan saya akhir-akhir ini. Makanya jangan heran kalo judul-judul yang saya lempar sini udah jadi must-read atau malah pasti-udah-baca-lah para penggemar shoujo manga di seluruuuhhh dunia (lebai).
Just in case ada yang mau ngasih saya rekomendasi manga lain (yang non mainstream atau bukan shoujo), akan saya sambut dengan senang hati. Just remember kalo preferensi saya: artworknya nggak kelewat real sampe serem, elemen romancenya punya porsi gede/ influential dalam keseluruhan plot, dan bakal lebih bagus kalo ada unrequited love-nya serta bertabur angst. Sebelumnya, tolong kasih warning juga soal apakah cerita ini dark/ringan dan endingnya happy/nggantung/sad, supaya saya bisa nyocokin jadwal bacanya sama mood saya. Soal genre, saya ga gitu milih-milih, walau favorit saya sejauh ini tetep shoujo/ fantasy/ school life.
Finally! Tau nggak sih, kalau akhirnya saya berhasil ngumpulin tekad buat bikin blog baru... itu adalah dorongan hasrat saya untuk nulis postingan yang satu ini!
Jadi gini, selama setahunan ini nggak ngeblog, saya berasanya udah baca lumayan banyak shoujo manga (despite kesibukan dalam hal kuliah, kerja, fangirling, stress, galau, depresi-pasca-kegagalan-dalam-bersosialisasi, and such). Ada banyak juga hal-hal yang kepengen saya luapkan dalam bentuk
Kalo mau baca
Okelah. Pada dasarnya, biarpun saya suka baca shoujo manga, aktivitas saya sebagai fangirl berkiblat Korea selama beberapa tahun ini bikin saya nggak banyak baca. Saya baru ngejar ketinggalan saya akhir-akhir ini. Makanya jangan heran kalo judul-judul yang saya lempar sini udah jadi must-read atau malah pasti-udah-baca-lah para penggemar shoujo manga di seluruuuhhh dunia (lebai).
Just in case ada yang mau ngasih saya rekomendasi manga lain (yang non mainstream atau bukan shoujo), akan saya sambut dengan senang hati. Just remember kalo preferensi saya: artworknya nggak kelewat real sampe serem, elemen romancenya punya porsi gede/ influential dalam keseluruhan plot, dan bakal lebih bagus kalo ada unrequited love-nya serta bertabur angst. Sebelumnya, tolong kasih warning juga soal apakah cerita ini dark/ringan dan endingnya happy/nggantung/sad, supaya saya bisa nyocokin jadwal bacanya sama mood saya. Soal genre, saya ga gitu milih-milih, walau favorit saya sejauh ini tetep shoujo/ fantasy/ school life.
Langganan:
Postingan (Atom)